Bagaimana Cara Kerja Pompa Metering?

Photo Credit: Freepik

 

Keberadaan pompa memang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari untuk kegiatan rumah tangga hingga dalam tingkatan tertentu, pompa digunakan sebagai salah satu peranti dalam sebuah industri dan produksi. Pompa yang paling sering digunakan untuk industri tersebut di antaranya adalah pompa metering. Apa pengertian mengenai pompa metering ini dan bagaimana cara kerjanya? Inilah ulasannya yang perlu Anda simak.

 

 

Mengenal Pompa Metering

 

Pompa metering merupakan pompa yang mampu mengalirkan cairan tertentu dengan tingkat presisi yang tinggi dalam kurun waktu tertentu. Pengaliran cairan dalam tingkatan tertentu inilah yang menjadikan pompa ini sering disebut metering. Jadi, dengan kata lain, pompa metering lebih berdasarkan pada penggunaan dan pengaplikasiannya.

Meski pada dasarnya pompa metering digunakan untuk memompa air, namun dalam praktiknya pompa ini kerap digunakan untuk kebutuhan lain. Terutama untuk kebutuhan industri kimia dan cairan lainnya. Keunggulan lainnya yang dimiliki oleh pompa ini adalah mampu memompa cairan dengan tekanan tinggi.

 

 

Apa Saja Struktur Pompa Metering

 

Pompa metering memiliki struktur atau bagian yang berbeda-beda yang saling terhubung satu dengan yang lain untuk menciptakan kinerja mesin pompa yang maksimal. Setidaknya, dalam pompa metering ada tiga bagian atau struktur utamanya. Bagian itu di antaranya adalah motor listrik, kotak transmisi, maupun blok silinder.

Motor listrik ini merupakan komponen utama penggerak pompa metering. Sedangkan untuk bagian kotak transmisi memiliki beberapa rangkaian gigi yang saling terhubung sebagai mekanisme dalam menyalurkan aliran pompa. Sementara untuk bagian blok silindernya terdiri dari kepala pompa, katup penghisap, set katup discharge, plunger, dan segel.

 

Bagaimana Prinsip Kerjanya?

 

Lalu, bagaimana prinsip kerja pompa metering tersebut? Pada dasarnya, prinsip kerja pompa metering digerakkan oleh motor penggerak yang ada. Selanjutnya motor ini juga akan menggerakkan rangkaian gigi-gigi pada bagian kotak transmisi. Kemudian, ketika plunger bergerak mundur, maka katup pengisapnya akan terbuka dan menyedot cairan.

Namun, ketika plunger ini bergerak maju, katup pengisap pun akan tertutup dan katup pelepas menjadi terbuka. Dengan demikian, cairan yang dilepaskan oleh piston dapat bergerak lebih cepat dan alirannya menjadi semakin kencang dan bisa Anda atur sesuai dengan kebutuhan.

 

 

Pengaliran pada Pompa

 

Prinsip kerja pompa metering juga berkaitan dengan pengaliran pompa tersebut. Pengaliran pompa ini biasanya dikendalikan oleh putaran pada penggerak sekrup dengan cara memutarnya. Apabila Anda membuka keran dengan tekanan tertentu, maka pistonnya pun akan bergerak pada bagian rongga pompa.

Dengan cara seperti ini, kinerja pompa metering lebih stabil dan dapat dibilang lebih unggul. Terlebih untuk pompa metering yang menggunakan sistem diafragma. Pompa metering dengan sistem tersebut di sisi lain juga anti bocor dan memiliki tingkat keamanan yang tinggi saat digunakan. Tingkat akurasinya pun cukup tinggi, sehingga sangat layak untuk digunakan dalam industri dan dapat mengalir dari tingkat nol ke jangkauan maksimal dengan baik.

 

Itulah ulasan singkat mengenai cara kerja pompa metering yang perlu Anda ketahui. Apabila Anda membutuhkan pompa metering untuk industri, sebaiknya perhatikan dulu dengan jeli sebelum membelinya. Pertama adalah perhatikan kualitas dari pompa metering tersebut. Kemudian, hal yang kedua adalah pastikan pompa metering yang Anda pilih sesuai kegunaan. Lalu, yang ketiga dan tidak kalah pentingnya adalah memilih pompa metering dari distributor terpercaya dan memiliki reputasi terbaik. Di Indonesia, untuk pompa metering, Anda bisa mendapatkannya dari Pulsafeeder yang menjual pipa metering berkualitas baik untuk segala kebutuhan industri.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
WhatsApp
Hello Saya Ira
dari PulsaFeeder Indonesia.
apakah ada yang bisa saya bantu untuk detail produknya?